January 17, 2008

Perempuan Cantik dan AIDS

Tanya:

Pengasuh Yth. Selama ini saya suka gonta-ganti pasangan kendati saya sudah punya istri dan setiap kali melakukan hubungan seks saya tidak pernah menggunakan kondom karena tidak enak. Selama ini saya suka kencan dengan perempuan cantik dan memiliki bentuk tubuh yang indah.

(1) Apakah saya sudah terkena HIV/AIDS karena saya suka gonta-ganti pasangan? (2) Kalau saya sudah terinfeksi HIV/AIDS: Apakah anak dan istri saya juga akan tertular HIV? (3) Bagaimana caranya untuk mengetahui apakah saya sudah tertular HIV atau tidak? (Us, Pontianak)

Jawab:

(1) Apakah Anda sudah tertular HIV karena sering ganta-ganti pasangan tidak bisa diketahui dengan pemeriksaan fisik. Untuk mengetahui apakah seseorang sudah tertular HIV harus melalui pemeriksaan darah di laboratorium. Tapi, ingat pemeriksaan darah untuk tes HIV harus dilakukan dua kali.

Pertama, tes dengan ELISA di laboratorium (sudah banyak laboratorium menerima permintaan tes HIV tapi dengan surat pengantar dari dokter dan konselor). Kedua, hasil tes dengan ELISA harus dikonfirmasi dengan tes Western blot (ini hanya ada di Pokdisus AIDS/RSCM Jakarta). Jadi, hasil tes yang benar adalah hasil konfirmasi dengan tes Western blot. Hasil tes pertama tidak diakui sebagai diagnosis hanya dipakai untuk keperluan survailans.

Yang jelas perilaku Anda yang sering melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti berisiko tinggi tertular HIV. Soalnya, kalau ada satu di antara pasangan Anda yang HIV-positif maka Anda berisiko tertular HIV.

Anda tidak bisa mengetahui apakah perempuan yang memiliki bentuk tubuh yang indah yang Anda ajak kencan HIV-negatif karena tidak ada gejala-gejalanya. Seandainya, semoga tidak, Anda tertular HIV maka Anda sendiri tidak akan mengalami keluhan kesehatan atau gejala-gejala tertentu sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 – 10 tahun setelah tertular HIV).

(2) Kalau Anda tertular HIV maka yang berisiko besar tertular adalah istri Anda. Kalau istri Anda tertular maka jika dia hamil anak yang dikandungnya akan tertular pula ketika terjadi persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI). Sedangkan anak-anak Anda yang sudah lahir tidak akan tertular selama tidak terjadi kontak darah, misalnya, darah Anda kena ke anak-anak melalui luka-luka di badan.

(3) Untuk mengetahui apakah sudah tertular HIV hanya dapat dilakukan melalui pemeriksaan darah di laboratorium. Karena perilaku Anda sudah berisiko tinggi tertular HIV maka ada baiknya kalau Anda menjalani tes HIV sukarela.

LSM Info Kespro

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment