June 7, 2008

Jari Telunjuk Tangan Macet

Tanya:

Dokter, saya seorang laki-laki berusia 35 tahun, bekerja dibengkel mesin bubut. Saya mempunyai keluhan dimana jari telunjuk tangan kanan saya sering macet, yaitu saat jari telunjuk tersebut ditekuk kemudian hendak diluruskan sulit, harus dibantu pakai tangan yang lain baru jari tersebut dapat diluruskan.

Selain itu juga terdapat nyeri pada pangkal jari telunjuk tersebut. Saya sudah berobat ke dokter dan diberi obat minum tapi belum ada perbaikan, hanya rasa nyerinya saja yang reda tapi jari masih suka macet. Dokter, apa nama penyakit saya itu? Mohon penjelasan dokter. Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

Tn. Am, Pontianak

Jawab:

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih atas pertanyaan yang telah diajukan. Mengenai penyakit yang Bapak derita dapat kami terangkan sebagai berikut. Kemungkinan Bapak menderita suatu penyakit yang disebut dengan Trigger Finger, dalam hal ini Trigger Finger jari telunjuk tangan kanan.

Penyakit ini sering terjadi pada mereka yang bekerja banyak menggunakan benda-benda keras, yaitu bagi mereka yang harus bekerja dengan menggenggam benda keras seperti: pacul, linggis, palu, mengangkat mesin-mesin, batu atau barang-barang keras lainnya.

Karena seringnya mengangkat atau menggenggam benda-benda keras tersebut sehingga menyebabkan terjadinya iritasi pada jaringan ikat di telapak tangan.

Iritasi ini dapat menyebabkan terjadinya radang kronis/berkepanjangan dari jaringan ikat tersebut, sehingga lama kelamaan jaringan ikat akan mengeras/menebal ataupun timbul benjolan di daerah iritasi tersebut, sehingga menyebabkan jari yang berada didekatnya menjadi macet/tidak dapat diluruskan setelah jari ditekuk dan adanya radang pada jaringan ikat tersebut dapat menimbulkan rasa nyeri pada telapak tangan.

Penatalaksanaan Trigger Finger:

Obat-obatan: diberikan analgetik, NSAID atau steroid untuk mengurangi nyeri dan tanda radang.

Rehabilitasi Medik:

Terapi Fisik: paraffin bath, diatermi, exercise, dsb.

Advis:

- Jika bekerja menggunakan benda-benda keras disarankan menggunakan sarung tangan yang tebal, sehingga tangan tidak bersentuhan langsung dengan benda keras tersebut.

- Jangan bekerja terlalu lama menggunakan benda keras tersebut tanpa fase istirahat.

- Biasakan melakukan massage pada telapak dan jari-jari tangan anda.

- Operasi: operasi diperlukan jika setelah diberikan obat dan program rehabilitasi medik tidak ada perbaikkan.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang Trigger Finger dan penatalaksanaannya. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi kami.

Team Pengasuh

 

 

Sumber : Pontianak Post

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

April 11, 2008

Nyeri Bokong Yang Menjalar ke Kaki Kanan

Masalah :

Dokter, saya seorang ibu rumah tangga berusia 52 tahun sehari-hari mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyuci baju, menyapu, mengepel lantai dan juga mengangkat air untuk mengisi bak mandi. Sejak beberapa bulan terakhir ini, kurang lebih 3 bulan, saya mengeluhkan nyeri pada bokong dan dirasakan menjalar ke kaki kanan, daerah paha, betis dan sampai kaki kanan. Hal ini dirasakan terutama kalau saya banyak membungkukkan badan pada saat menyapu, mengepel rumah atau mengangkat air. Saya sudah pernah berobat ke dokter serta juga diurutkan tapi belum banyak membantu. Mohon saran Dokter, apakah yang dapat saya lakukan? Karena keadaan ini sangat mengganggu aktifitas sehari-hari saya. Atas penjelasan dan saran Dokter saya ucapkan banyak terima kasih.

(Ny. Km, Pontianak).

Jawaban :

YTH Ny. Km di Pontianak, sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas pertanyaan yang disampaikan. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan tentang penyakit yang ibu derita. Kemungkinan ibu menderita suatu penyakit yang disebut Ischialgia. Yaitu suatu kondisi dimana Saraf Ischiadikus yang mempersarafi daerah bokong sampai kaki terjepit, dalam kasus ibu yang terjepit adalah Saraf Ischiadikus sebelah kanan. Penyebab terjepitnya saraf ini ada beberapa faktor, yaitu antara lain: kontraksi/ radang otot-otot daerah bokong, adanya perkapuran tulang belakang atau adanya keadaan yang disebut dengan Herniasi Nukleus Pulposus (HNP), dan lain sebagainya. Ketiga sebab yang kami sebutkan diatas adalah kasus yang banyak terjadi sehingga menyebabkan Ischialgia. Untuk mengetahui penyebab pasti perlu dilakukan pemeriksaan fisik secara seksama oleh dokter, jika perlu dilakukan pemeriksaan tambahan radiologi/ Rontgen pada tulang belakang.

Gejala yang sering ditimbulkan akibat Ischialgia adalah:

- Nyeri punggung bawah.

- Nyeri daerah bokong.

- Rasa kaku/ terik pada punggung bawah.

- Nyeri yang menjalar atau seperti rasa kestrum, yang dirasakan dari bokong menjalar ke daerah paha, betis bahkan sampai kaki, tergantung bagian saraf mana yang terjepit.

- Rasa nyeri sering ditimbulkan setelah melakukan aktifitas yang berlebihan, terutama banyak membungkukkan badan atau banyak berdiri dan berjalan.

- Rasa nyeri juga sering diprovokasi karena mengangkat barang yang berat.

- Jika dibiarkan maka lama kelamaan akan mengakibatkan kelemahan anggota badan bawah/ tungkai bawah yang disertai dengan mengecilnya otot-otot tungkai bawah tersebut.

Penatalaksanaan:

1. Obat-obatan: analgetik, NSAID, muscle relaxan, dsb.

2. Program Rehabilitasi Medik.

3. Operasi: dilakukan pada kasus yang berat/ sangat mengganggu aktifitas dimana dengan obat-obatan dan program Rehabilitasi Medik tidak dapat membantu.

Program Rehabilitasi Medik bagi penderita Ischialgia adalah:

1. Terapi Fisik:

Diatermi, Elektroterapi, Traksi lumbal, Terapi manipulasi, Exercise, dsb.

2. Terapi Okupasi:

Mengajarkan proper body mechanic, dsb.

3. Ortotik Prostetik:

Pemberian korset lumbal, alat bantu jalan, dsb.

4. Advis:

o Hindari banyak membungkukkan badan.

o Hindari sering mengangkat barang-barang berat.

o Segera istirahat jika telah merasakan nyeri saat berdiri atau berjalan.

o Saat duduk lama diusahakan kaki disila bergantian kanan dan kiri atau menggunakan kursi kecil untuk menumpu kedua kaki.

o Saat menyapu atau mengepel lantai pergunakan gagang sapu atau pel yang panjang, sehingga saat menyapu atau mengepel punggung tidak membungkuk.

o Jika hendak mengambil barang dilantai, usahakan punggung tetap lurus, tapi tekuk kedua lutut untuk menggapai barang tersebut.

o Lakukan Back Exercise secara rutin, untuk memperkuat otot-otot punggung sehingga mampu menyanggah tulang belakang secara baik dan maksimal.

o Dll.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang Nyeri bokong yang menjalar ke tungkai bawah akibat Ischialgia, serta penatalaksanaannya dan Program Rehabilitasi Medik yang dapat diberikan. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi kami.

Dr. Jonaidi Teramihardja, SpRM

 

 

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment
Made with WordPress and Semiologic • Sky Gold skin by Denis de Bernardy