June 17, 2008

Sekretaris dengan Kaku dan Nyeri Leher

Tanya:

Dokter, saya seorang wanita berusia 24 tahun, bekerja sebagai seorang sekretaris disebuah perusahaan swasta. Pekerjaan yang saya lakukan banyak mengetik didepan komputer, mengecek surat-surat yang diterima perusahaan, di samping menerima telepon yang masuk.

Saya mempunyai keluhan sering terasa pegal dan nyeri pada leher kadang menjalar ke bahu. Kalau sedang sakit hebat bisa dirasakan sampai ke ubun-ubun kepala. Saya telah berobat ke dokter dan telah dirontgen, hasil rontgen tidak terdapat kelainan.

Oleh dokter hanya diberikan obat pereda nyeri, tapi hanya sedikit membantu, karena nyeri berkurang hanya selama minum obat. Padahal keluhan nyeri sering terjadi dan saya tidak mau ketergantungan dengan obat. Mohon bantuan dan advis dokter. Atas perhatian dan bantuan dokter, saya ucapkan banyak terima kasih.

Tm, Pontianak

Jawab:

Yth Nn. Tm di Pontianak. Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih atas pertanyaan yang anda sampaikan. Kami akan berusaha menjawab pertanyaan tersebut.

Penyakit yang anda derita kemungkinan suatu Fibromyalgia, dalam hal ini Fibromyalgia daerah leher dan bahu. Penyakit ini memang sering diderita oleh mereka yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, kurang istirahat, kerja monoton dan pada posisi yang sama untuk jangka waktu lama, kurang olah raga, bahkan dikatakan mereka yang makan tidak teratur juga bisa sebagai penyebab, dsb. Fibromyalgia ini menyebabkan sekumpulan otot-otot menjadi kaku dan mengeras sehingga dapat merangsang timbulnya nyeri.

Gambaran klinik:

1. Nyeri dan kaku pada otot yang tersebar pada beberapa tempat.

2. Rasa letih badan/ fatigue.

3. Gejala yang sering dirasakan adalah sebagai berikut:

- Sakit kepala.

- Rasa tidak nyaman/ pegal-pegal pada daerah leher dan leher bagian bawah.

- Rasa sebal-sebal pada lengan atas.

- Badan letih dan lemah seperti kurang tidur.

4. Kasus ini lebih banyak dijumpai pada wanita yang berusia 20-60 tahun.

5. Nyeri dan kaku ini sering dirasakan pada pagi hari saja, tetapi kadang pula dapat terjadi sepanjang hari.

6. Faktor pemicu timbulnya gejala ini adalah:

- Aktifitas fisik yang berlebihan.

- Kurang beraktifitas/ olahraga.

- Gangguan tidur.

- Stress pekerjaan atau emosi (stress fisik atau psikis).

Penatalaksanaan:

1. Obat-obatan:

- Anti nyeri non steroid dan kortikosteroid, dll.

2. Terapi Fisik: terapi kombinasi akan lebih efektif.

- Diatermi: SWD, MWD, Ultrasound diatermi.

- Elektroterapi: TENS, Biofeedback, laser, dan akupuntur.

- Exercise: Senam relaksasi leher, Latihan aerobik.

3. Psikoterapi.

4. Advis:

- Saat bekerja hendaklah duduk dengan posisi yang nyaman dan rileks.

- Jangan bekerja dengan posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama, sekali-sekali rubah posisi kepala dan badan.

- Pergunakan kursi dengan sandaran yang tinggi sehingga dapat menyanggah kepala juga.

- Sekali-sekali sempatkan diri untuk lakukan senam leher agar otot-otot leher menjadi rileks.

- Hindari menerima telepon dengan cara mengapit gagang telepon dengan bahu anda karena tangan anda sibuk mengetik atau menulis sesuatu.

- Hindari stress fisik dan pikiran.

- Cukup istirahat dan tidur.

- Makan makanan yang sehat dan berimbangan.

- Buat jadwal pekerjaan anda agar lebih terstuktur.

- Berolahraga yang teratur dan cukup, berenang sangat dianjurkan.

- Rekreasi.

Demikian yang dapat kami sampaikan tentang penyakit Fibromyalgia dan penatalaksaannya, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca semua. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi kami.

Team Pengasuh

 

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment