May 13, 2008

Kenali Gangguan Mata Bayi Anda

Masalah :

Mata adalah salah satu organ tubuh yang paling vital. Bila gangguan ini muncul pada bayi, dapatkah kita mendeteksinya sedini mungkin?

Penelitian terbaru dari dengan melibatkan 797 anak, menghasilkan kesimpulan bahwa anak-anak yang mendapat ASI akan berkurang risikonya terkena rabun dekat hingga 50 %. Karena dalam ASI terkandung docosahexaenoi acid sebagai unsur utama yang mendorong pertumbuhan bola mata sehingga membantu perkembangan kemampuan visual bayi.

Berita ini tentu mengembirakan ibu-ibu yang memberikan ASI pada bayinya meski bukan berarti bayi pasti terbebas sama sekali dari gangguan mata. Yang perlu di sadari, gangguan mata pada bayi relative sulit terdeteksi. Selain karena belum bisa berkomunikasi, perkembangan visualnya pun berjalan setahap demi setahap. Dimulai hanya melihat terang-gelap, lalu warna, objek, kemudian barulah terbentuk system yang menghubungkan mata dengan otaknya secara sempurna.

Meskipun upaya untuk mengenali gangguan mata pada bayi tidak mudah, ada beberapa hal mendasar yang dapat dijadikan patokan.

Normalnya, bagian hitam mata bayi (pupil) akan mengikuti gerak benda yang diperlihatkan padanya, namun tidak demikian dengan bayi-bayi yang mengalami gangguan nystagmus. Dengan kata lain matanya tidak dapat berfiksasi. Selain itu pupil terlihat “bergoyang-goyang” karena tidak fokus.

Langkah berikutnya adalah coba sorotkan lampu senter ke arah matanya, adakah respons yang ditimbulkan ? Bayi-bayi normal pasti akan silau oleh cahaya terang, namun tidak demikian dengan bayi yang mengalami gangguan mata.

Amati apakah ada deviasi atau penyimpangan pada mata bayi. Tuhan menciptakan 2 buah mata supaya manusia bisa melihat secara binocular single vision atau melihat objek di depan mata secara tunggal. Bila salah satu mata mengalami gangguan, maka mata tersebut akan “dikalahkan”. Dengan kata lain hanya orang yang sempurna saja yang digunakan. Akibatnya, salah satu mata yang tidak difungsikan ini akan bekerja tanpa kontrol.

Jika pada bayi terdapat salah satu atau lebih gejala tadi, segera konsultasikan kondisi matanya pada dokter spesialis mata. Secara umum gangguan mata pada bayi di sebabkan oleh 3 hal, yaitu:

1. Infeksi

Ganguan mata yang disebabkan infeksi bisa terlihat dari tanda-tanda berupa mata merah, berair, dan ada kotoran di sudut-sudut mata atau belek.

2. Kelainan congenital

Kelainan congenital relative mudah terlihat, karena umumnya menyebabkan kelainan pembentukan organ. Secara fisik mata bayi terlihat “tidak semestinya”, misalkan kecil sebelah. Atau matanya terlihat lebih besar dari ukuran yang seharusnya sehingga tidak proporsional dan sebagainya.

3. Tumor

Bila gangguan tersebut di sebabkan oleh tumor maka akan muncul keadaan yang khas yaitu leucocoria. Leucocoria gampang dikenali karena mata bayi akan terlihat seperti mata kucing. Disebut demikian karena pupilnya akan memantulkan cahaya bila terkena sinar. (*/bersambung)

Team Pengasuh

 

 

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://konsultasikesehatan.epajak.org/mata/kenali-gangguan-mata-bayi-anda-452/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.