April 26, 2008
Apa itu Stroke Mata?
Tanya :
Dokter, saya seorang bapak berusia 56 tahun, dengan riwayat darah tinggi yang sering tidak terkontrol dan riwayat kencing manis sejak 7 tahun terakhir.
Saat ini saya rutin mengkonsumsi obat–obatan yang diberikan oleh dokter. Hanya kadang-kadang timbul rasa jenuh karena setiap hari harus rutin mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Saya pernah mendengar bahwa penyakit darah tinggi dan kencing manis dapat menyebabkan stroke pada mata, sehingga timbul rasa takut.
Selama ini yang saya tahu stroke hanya menyerang otak saja. Apakah betul demikian? Mohon penjelasan?
Sunardi, Pontianak
Jawab :
Pak Sunardi, seperti diketahui penyakit darah tinggi dan kencing manis memang sangat berbahaya karena dapat menjadi faktor resiko untuk timbulnya berbagai penyakit. Khususnya di mata, banyak sekali penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain: katarak, glaukoma, oftalmoplegia (kelumpuhan pada saraf penggerak bola mata) , retinopati sampai perdarahan bola mata, dan sumbatan pembuluh darah retina yang dapat menimbulkan stroke pada mata.
Pada dasarnya, stroke tak hanya dapat terjadi pada otak saja. Penyumbat atau pecahnya pembuluh darah ini sebenarnya dapat terjadi di semua organ yang ada pembuluh darahnya, termasuk mata. Stroke mata terjadi akibat adanya sumbatan mendadak pada pembuluh darah arteri dan vena retina sentralis, serta terjadi gangguan aliran darah mendadak pada lapisan dalam lapisan retina.
Pasalnya, kini stroke mata tak hanya menyerang orang pada berusia 50 tahun tapi juga yang berusia 30 tahunan.
Gejala biasanya ditandai dengan penurunan penglihatan secara mendadak, namun mata tidak merah ataupun berair. Sehingga, jika penglihatan mengalami gangguan mendadak berupa pandangan menjadi kabur atau buram, maka jangan tunda untuk segera memeriksakan ke dokter mata.
Seperti halnya stroke pada otak, sumbatan arteri retina ini bisa di golongkan kasus gawat darurat yang perlu penanganan segera. Sebab terlambat atau salah penanganan bisa-bisa mata akan mengalami kebutaan. Selain bisa berakibat fatal berupa kebutaan, penderita sumbatan arteri retina ini juga berisiko terkena penyakit kardiovaskuler.
Faktor risiko penyebab terjadinya stroke pada mata antara lain : tekanan darah tinggi, kencing manis (diabetes mellitus), kadar kolesterol tinggi, penyakit katup jantung, kelainan darah (gangguan pembekuan), dan penyakit kalogen, merokok, obesitas (kegemukan), dan kurang berolahraga.
Untuk itu, sejatinya, semua penyakit dapat ditangkis jika anda menerapkan pola makan dan hidup yang sehat. Misalnya dengan mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, menghindari stress serta istirahat yang cukup. Sehingga mulai sekarang rawat mata bapak baik-baik agar terhindar dari serangan stroke mata. Mudah- mudahan pertanyaan bapak sudah dapat terjawab. Terima kasih.
Team Pengasuh
Sumber : Pontianak Post Online
Tags: Pontianak Post Online, Stroke Mata, Team Pengasuh






Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.