April 16, 2008

Tali Pusat Bayi Berdarah

Tanya:

Dokter yang baik, dalam surat ini, maaf apabila saya mengajukan 3 pertanyaan. Saya mempunyai bayi berusia 4 bulan. Berat lahir 3,1 kg kini 6,3 kg. Pertanyaan pertama, ketika berusia satu bulan, pusar bayi saya berdarah, dokter menyarankan diberi Betadin Kids, dan kemudian sembuh. Tetapi tiga bulan selanjutnya kembali memerah. Dokter, apakah itu berbahaya?

Kedua, sudah hampir seminggu ini terkena batuk. Sudah dibawa ke dokter, tetapi tidak kunjung sembuh. Batuknya terus berulang, apalagi kalau cuaca dingin. Dokter, apakah itu batuk kronis, dan bagaimana mengatasinya?

Pertanyaan terakhir, anak tetangga saya yang berusia 3 tahun baru-baru ini meninggal dunia karena DBD. Hal itu membuat shock kedua orang tuanya karena sebelum meninggal kulit si anak tidak ada tanda bintik merah. Dokter apakah demam berdarah dengue (DBD) pasti diikuti dengan tanda tersebut? Terima kasih dokter atas jawabannya.

Maria

Bandar Lampung


Jawaban :

Terima kasih ibu atas apresiasinya untuk rubrik ini sehingga menulis tiga pertanyaan sekaligus. Saya mencoba menjawab. Jawaban pertama, ibu tidak perlu terlalu mencemaskan keluhan ini. Jelasnya itu bukan pendarahan.

Keluhan ada darah dari tali pusat biasanya terjadi karena ada bekuan darah yang tidak dibersihkan. Tetapi kalau benar-benar yang keluar adalah darah segar, perlu diperiksa lebih lanjut, apakah itu penyakit hematologi (sistem darah).

Kedua, apabila menemukan batuk yang sering berulang pada anak-anak, penyebabnya alergi pda debu. Perlu diketahui, selama ini seriang ada salah paham di masyarakat, bila batuk kronis dianggap TBC. Padahal anak dengan TBC sering tidak batuk, tetapi kurus dan tidak mau makan, ditambah demam yang tidak tinggi secara berulang.

Cara mengatasinya, hindari anak dari sumber debu, seperti boneka, buku-buku tua, gorden yang lama tidak dicuci, bulu kucing, burung, obat nyamuk, asap rokok, parfum, aroma masakan, dan sebagainya. Ibu dianjurkan menggunakan penghisap debu untuk mengurangi debu.

Ketiga, DBD tidak selalu diikuti dengan munculnya bintik merah pada kulit. Itu hanya salah satu gejala yang terlihat karena kemungkinan pendarahan itu terjadi pada organ tubuh dalam. Yang pasti, jika anak sudah demam terus-menerus selama tiga hari patut dicurigai terkena DBD. Juga ditandai dengan pembesaran hati yang mendadak dan nyeri pada penekanan.

Lalu, gejala laboratorium ditunjukkan dengan jumlah trombosit dan nilai hematokrit. Jika trombosit cenderung turun dan hematokrit cenderung meninggi, artinya DBD menyerang. Pada kondisi yang berat, bisa terjadi dengue shock syndrome (DSS), dengan tanda-tanda anak lesu, kesadaran turun, nadi tidak teraba, frekuensi nadi cepat, yang mencolok kulit ekstreminitas basah karena keringat dan teraba dingin. Demikan jawabannya.

dr. Ruskandi M., Sp.A. (Spesialis anak)

 

 

Sumber : Lampung Post

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://konsultasikesehatan.epajak.org/balita/tali-pusat-bayi-berdarah-406/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.