May 11, 2008

Bila Anak Terserang Asma

Tanya:

Dok, anak saya umur 10 tahun, sesak napas dan batuk terutama malam hari. Anak saya memang sering batuk dari kecil dan dulu kata dokter anak saya sakit asma. Apa bisa sembuh dok karena saya kasihan dia sesak dan batuk terus terutama bila malam hari. Terima kasih atas jawabannya.

Ny. Nn, Ptk

Jawab:

Asma adalah penyakit kronik saluran napas yang disebabkan karena saluran napas sensitive terhadap berbagai rangsangan (allergen) sehingga saluran napas menjadi sempit dan banyak mengeluarkan lendir. Alergen yang mencetuskan asma berbeda tiap individu, biasanya adalah debu rumah, perubahan cuaca dan untuk anak-anak yang paling banyak adalah makanan yang mengandung zat tambahan ataupun pengawet.

Asma adalah penyakit gen jadi menurun dan bukan penyakit menular. Bila tidak dalam serangan penderita asma dapat beraktivitas seperti orang normal. Seseorang bila terkena serangan asma akan mengeluhkan sesak napas yang kadang berbunyi mengi, rasa berat di dada, batuk kadang dengan dahak yang banyak.

Asma bisa dikontrol sehingga serangan tidak sering terjadi. Serangan asma memang sering terjadi malam hari karena terjadi perubahan kelembaban udara dan adanya penurun kadar hormon cortisol suatu hormon anti peradangan yang ada diproduksi oleh tubuh.

Pada anak-anak, keluhan biasanya adalah batuk-batuk, terutama malam hari, batuk akan bertambah bila anak terlalu banyak tertawa atau beraktivitas, kadang disertai sesak napas dan mengi sampai sianak terbangun malam. Tujuan pengobatan asma adalah dengan mengontrol supaya serangan tidak sering terjadi sehingga kualitas hidup penderita asma akan meningkat. Pengobatan asma terbagi 2 yaitu obat pelega dan obat pengontrol.

Obat asma bisa berbentuk obat minum, suntik dan inhalasi (hisap/semprot). Obat yang dianjurkan saat ini adalah dalam bentuk inhalasi karena efek samping relatif lebih kecil dan obat langsung masuk ke saluran napas si penderita.

Untuk anak-anak, penggunaan obat inhalasi yang membutuhkan koordinasi untuk menghisap/menyemprot obat agak sukar, tapi hal itu bisa dibantu dengan penggunaan spacer atau tabung penghubung sehingga si anak hanya perlu menghisap dengan dalam saja.

Bila serangan asma sering terjadi, diperlukan penggunaan obat inhalasi yang rutin (obat pengontrol) sehingga serangan asma dapat terkontrol dan jarang terjadi. Hal yang paling utama adalah menghindarkan penderita dari faktor pencetus yang menyebabkan serangan asma.

Bila pencetus adalah debu rumah, sebaiknya rumah sering dibersihkan dan dilap dengan lap basah biar debu tidak beterbangan, hindari adanya buku-buku, baju yang bertumpuk sehingga menjadi sarang debu. Bila menggunakan pendingin udara sebaiknya dibersihkan tiap 3 bulan.

Kasur dan bantal lebih baik menggunakan bahan yang bukan dari kapas, hindari penggunaan karpet serta memelihara binatang peliharaan seperti anjing atau kucing. Untuk anak-anak, yang paling sering adalah makanan yang mengandung zat tambahan, jadi jauhilah anak anda dari bahan makanan tersebut yang biasanya terdapat pada makanan kecil (cemilan) serta makanan yang mengandung pemanis buatan.

Selain itu untuk menjaga kebugaran tubuh anak dan melatih otot pernapasan, si anak dianjurkan untuk berenang dan olah raga seperti senam asma. Semoga bermanfaat.

Team Pengasuh

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://konsultasikesehatan.epajak.org/asma/bila-anak-terserang-asma-450/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.